Upacara Pembukaan PON Bakal Dimeriahkan Pertunjukan Budaya

BANDUNG — Pengurus Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 menyiapkan upacara pembukaan PON XIX, 17 September mendatang, dengan berbalut budaya.

Ketua Bidang Upacara PON XIX, Nunung Sobari mengatakan upacara pembukaan sengaja disiapkan agar tidak kaku dengan menampilkan banyak pertunjukan kesenian dan budaya. Hal ini sesuai dengan keinginan Presiden Joko Widodo yang direncanakan akan datang langsung untuk membuka gelaran akbar itu.

“Pembukaan akan diawali dengan suguhan budaya sesuai keinginan dari kepresidenan dikemas dengan kemasan budaya,” kata Nunung, dikutip dari laman resmi PON.

Nunung menuturkan inti kegiatan adalah upacara pokok pembukaan. Untuk menandai secara resmi pembukaan perhelatan PON XIX. “Nanti ada upacara pokok. Jadi tentu saja ada pokoknya pengibaran bendera PON oleh kontingen,” ujarnya.

Pidato pembukaan presiden dikatakannya akan diletakkan di akhir upacara. Dilanjutkan dengan penyulutan api PON yang masih belum dipastikan akan dilakukan oleh Presiden Jokowi langsung atau atlet legendaris Indonesia.

Nunung mengatakan, persiapan upacara pembukaan sudah mencapai 96 persen. Para pendukung acara tengah menyiapkan gladi kotor dan gladi bersih untuk mempersiapkan dengan sempurna. Ia menuturkan sejumlah pengisi pertunjukan terdiri dari pelajar juga seniman profesional. Mereka akan menampilkan budaya Jawa Barat yang mempesona. “Dari audisi pengisinta pelajar, ada juga dari sanggar dan penari profesional,” katanya.

PB PON XIX/2016 Jawa Barat menyiapkan 16 ribu tiket untuk upacara pembukaan PON pada 17 September mendatang di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Namun 16 ribu tiket ini tidak diperjualbelikan dan diperuntukkan bagi undangan serta masyarakat sekitar. (tty)

Sebelumnya Selanjutnya