Petani Lampung Sukses Ciptakan Minuman Daun Kopi, Manfaatnya Mengobati Diabetes

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG -- Provinsi Lampung dikenal sebagai penghasil komoditas kopi robusta secara nasional. Dalam satu hektar lahan mampu memproduksi sekitar 800-900 kilogram kopi sekali panen.

Sentra penghasil kopi ada di Kabupaten Lampung Barat, Tanggamus, Lampung Utara, Pringsewu Pesawaran dan Waykanan. Data BPS Provinsi Lampung menyebutkan, nilai ekspor biji kopi robusta pada tahun 2015 mencapai 582.5 juta dolar Amerika Serikat.

Ketika petani di Lampung sibuk mengejar produksi biji kopi karena nilai jualnya yang begitu tinggi ditambah permintaan yang selalu ada, justru Hamdan Dewi Maisatri (26) memungut daun kopi.

Daun kopi yang biasanya tercecer terbuang, ditangan Hamdan diolah menjadi sebuah minuman yang tak kalah nikmatnya dengan kopi yang sesungguhnya.

Hamdan membeli daun kopi kepada petani seharga Rp 500 per kilogram atau Rp 1.000 per kilogram, termasuk ongkos kirim.

Selama sebulan dia melakukan uji coba mengelola daun kopi menjadi sebuah bubuk yang bisa diseduh layaknya kopi sungguhan.

"Saya mencoba menyangrai lima kilogram daun kopi dan hasilnya gosong mirip seperti abu gosok," kata Hamdan, Jumat (30/9/2016).

Muat Lebih Banyak
Sebelumnya Selanjutnya