Parade Muslim Tahunan di New York Ternyata Dipimpin Orang Indonesia

via VOA INDONESIA Parade Muslim Tahunan di New York

NEW YORK, KOMPAS.com - Sekelompok besar warga muslim di Amerika Serikat melambaikan bendera AS bersama bendera negara-negara asal mereka dalam acara tahunan Muslim Day Parade di Kota New York.

Acara yang berlangsung hari Minggu lalu tersebut digagas sebuah organisasi Muslim Foundation of America yang berbasis di Kota New York.

Penyelenggaraan Muslim Day Parade tahun ini merupakan yang ke-31 sejak pertama kali dilakukan pada tahun 1985.

Seiring dengan semangat bekerja sama dengan berbagai komunitas masyarakat, penyelenggaraan Parade Muslim ini juga didukung oleh berbagai komunitas lintas agama; Kristen, Hindu, Budha, Yahudi dan lainnya.

Bagi warga Indonesia, acara ini menjadi lebih unik, sebab Presiden untuk penyelenggaraan Muslim Day Parade tahun 2016 ini adalah orang Indonesia.

Dia adalah Imam Shamsi Ali, yang menetap di Kota New York.

“Parade ini ingin menggambarkan kepada masyarakat AS bahwa masyarakat muslim AS adalah bagian penting dalam bangsa Amerika," kata dia.

"Dan keimanan serta kesetiaan kepada negara ini pun tidak bertentangan, dan justru bisa berjalan bersama-sama,” ujar Imam Shamsi Ali.

Tokoh terkenal

Russell Simmons, mogul dan produser musik Hip Hop, juga menjadi salah satu tokoh terkenal yang ikut mengagas keharmonisan lintas agama di AS. Dia ikut berpawai dalam parade tahun ini.

“Saya ingin menunjukkan dukungan terhadap komunitas muslim AS, yang menurut saya orang-orang tidak tahu penderitaan yang dihadapi komunitas ini, maraknya Islamophobia, mereka tidak tahu," kata dia.

"Hanya 0,1 persen muslim di dunia yang diradikalisi menurut CNN, 97 persen korban tewas oleh ISIS adalah umat muslim, mereka tidak tahu komunitas damai dan indah ini adalah bagian dari masyarakat AS," sambungnya.

"Kita harus mencintai dan merangkul komunitas muslim AS,” ujar Russell Simmons

Parade dimulai dari Jalan 38th melalui jalan utama Madison Avenue sejauh 12 blok di Kota Manhattan, New York City.

Para peserta parade membawa poster, spanduk, berbagai bendera, dan bunga mawar.

Anggota kepolisian New York City, kelompok marching band NYPD, dan anggota Komunitas Muslim Petugas Polisi New York, turut berpawai dalam Parade Muslim ini.

Bertindak sebagai Grand Marshal untuk Muslim Day Parade tahun ini adalah Khizr Khan, ayah dari tentara AS yang tewas di medan perang di Irak.

Nama Khizr Khan terkenal setelah tampil di atas panggung Konvensi Nasional Partai Demokrat tahun ini.

Dia mengacungkan buku Konstitusi Amerika ketika mengecam capres Donald Trump dari Partai Republik.

“Hari ini kita merayakan persatuan umat Muslim, merayakan proses perdamaian, merayakan keberagaman masyarakat AS, keindahan bangsa ini," kata dia.

"Di mana semua orang dari berbagai latar belakang ras, agama, negara, dapat hidup berdampingan dengan damai, ini gambaran ideal Amerika sebenarnya,” ujar Khizr Khan lagi.

Selain berpawai di jalan utama Kota New York, acara ini juga menampilkan beberapa pembicara utama di atas panggung.

Lalu, ada pula bazar di jalanan yang menghadirkan berbagai makanan halal dari para peserta pawai dan tenda-tenda barang jualan.

Ada pula beberapa tenda organisasi nirlaba seperti Aksi Cepat Tanggap – ACT yang datang khusus dari Indonesia untuk mendukung parade tahun ini.

Melalui parade ini diharapkan masyarakat AS semakin mengenal lebih baik agama Islam, dan memupuk erat kedekatan antara semua komunitas AS.

Editor: Glori K. Wadrianto
Sumber: VOA Indonesia,


Sebelumnya Selanjutnya