#JanganjanganSetan Episode Kosan di Sebelah Kuburan

#JanganjanganSetan adalah sebuah rubrik yang isinya cerita-cerita horor kiriman kamu ke redaksi MBDC yang tayang tiap hari Kamis. Artikel di sini gak terlalu banyak MBDC edit, jadi kurang lebih isinya masih sama dengan versi asli. Biar kamu makin bisa merasakan kesereman dan ketakutannya. Hih.

Cerita #JanganjanganSetan kali ini dari Endru yang punya pengalaman horor di kosannya di daerah Purworejo, Jawa Tengah. Letak kosan itu bersebelahan dengan kuburan.

Eh iya, sebelum baca cerita lengkapnya, puter musiknya dulu ya.

Kosan itu memiliki sembilan kamar yang saling berhadapan. Awalnya tak ada yang aneh dengan kosan itu, sampe kejadian horor terjadi di salah satu kamar. Kamar nomor 2.

Cerita ini berawal saat temen saya, namanya A yang tidur di kamar tersebut. Sejak awal dia ngekos di sana, si A mengaku gak pernah bisa tidur nyenyak, bahkan sampe takut tidur. Alasannya, karena setiap malam dia selalu dimimpiin oleh sosok nenek yang suka duduk di sudut kamarnya.

Di mimpinya,

sosok nenek itu tampak lusuh, rambutnya putih panjang, tubuhnya susut kurus kering, dengan pakaian kain batik. Sedangkan wajahnya si nenek gak kelihatan jelas.

Pengalaman si A ternyata diamini juga oleh temen kami yang lain, namanya H. Jauh sebelum si A ngekos di sana, si H juga pernah mengalami hal yang sama. Dimimpiin nenek-nenek. Tapi gak seperti si A yang ketakutan, dalam mimpinya si H malah sempet berdialog dengan si nenek. Dia tidak suka dengan keberadaan nenek, dan sempet mengusirnya. Tapi nenek itu menolak, malah minta digendong dan akhirnya si H mindahin nenek itu keluar dari kamarnya nomor 5, yakni ke lorong kosan. Benar saja, setelah kejadian itu si H gak pernah lagi diganggu oleh si nenek.

Tapi, ternyata itulah yang jadi awal mula keberadaan setan nenek di kamar nomor 2. Sejak tinggal di kamar itu, si A menjadi pribadi yang pendiam. Begitu juga  dengan mereka yang sempat tinggal di kamar yang sama (setelah si A pindah ke kamar lain). Semuanya jadi orang yang tertutup. Gak ada yang bertahan lama menetap di kamar itu, paling lama cuma 3 bulan.

Berbeda dengan kedua temannya, Endru justru beruntung karena gak pernah diganggu oleh nenek itu. Tapi bukan berarti dia gak pernah mengalami kejadian horor selama tinggal di kosan tersebut.

Sebulan terakhir sebelum saya keluar dari sana, ‘mereka’ mengusik saya. Selama satu bulan itu, saya selalu terbangun tepat di jam 4 dini hari. Tapi bukan karena bunyi alarm di hp atau jam weker. Saya dibangunkan oleh suara gending (seperangkat gamelan Jawa). Suara itu dateng dari kuburan yang letaknya tepat bersebelahan dengan kamar kos saya.

Jam 4 pagi di kuburan ada suara gending Jawa? Jangan-jangan Setan?

---

Submit cerita kamu di sini:

Sebelumnya Selanjutnya