Akun BBM DPR Dibajak, Pengamat: Harusnya Gampang Dilacak

Jakarta - Akun BlackBerry Messenger (BBM) milik anggota DPR Daniel Johan dan Wakil Ketua MPR Mahyudin kena bajak. Harusnya dengan posisi BBM saat ini, pengungkapkan kasus tersebut tak jadi soal.

Posisi yang dimaksud adalah soal kepemilikan BBM yang disebutkan Presiden Joko Widodo sudah 100% jadi milik Indonesia. Menkominfo Rudiantara pun menegaskan hal tersebut.

"Ada perjanjian antara perusahaan Indonesia dengan BBM dimana kalau kita bicara de facto di lapangan, semua sudah dikontrol oleh perusahaan dari Indonesia," ujar Rudiantara.

"Artinya, secara fakta bagi masyarakat BBM sudah menjadi milik Indonesia. Saya dua bulan lalu sudah bicara dengan mereka. Strukturnya bagaimana, itu masalah bisnis. Mungkin mereka belum mau ekspos kali," lanjut menteri.

Nah, kembali ke kasus pembajakan akun BBM anggota dewan. Menurut pengamat keamanan internet dari Vaksincom Alfons Tanujaya, kemungkinan modus yang dijalankan untuk melakukan tipu daya adalah aksi phising. Dimana dari BBM broadcast dikasih link, diklik dan korban terperdaya untuk memasukkan ID BBM-nya.

"Jadi landing page di link tersebut dikasih perekam password," lanjut Alfons saat berbincang dengan detikINET, Jumat (30/9/2016).

Pun demikian, dengan posisi BBM saat ini yang kabarnya sudah jadi milik Indonesia, Alfons menilai harusnya hal itu jadi lebih mudah untuk urusan pelacakan si pelaku,

"Tinggal minta izin, dan kalau cyber crime polisi turun tangan tidak sulit lacaknya. Mereka (pemilik BBM-red.) harus bantu. Kalau tidak bisa dianggap bekerjasama melindungi kriminal. Kalau enkripsi dibuka ya selesai sudah, ketahuan HP yang pakai lalu dilacak ke operator," beber Alfons.

"Apalagi BBM sudah punya orang Indonesia, ya jadi gampang. Kan harus tunduk pada hukum Indonesia," lanjutnya.

Menyoal modus yang dijalankan pelaku, yakni phising, dijelaskan Alfons pada prinsipnya pelaku membuatkan satu landing page yang nantinya akan dituju oleh pesan berantai tersebut. Landing page tersebut kemudian akan merekam kredensial yang dimasukkan oleh pengguna yang terperdaya.

Tak lupa, Alfons memberi saran kepada anggota dewan yang akun BBM-nya dibajak. Dimana sebaiknya ponsel mereka diperiksa dengan seksama, takutnya ada program mata-mata.

Kemungkinan dari situ akunnya bisa dibobol, dan kalau mau aman sebaiknya ponsel tersebut diformat alias factory reset. Sebab kalau tidak nanti terulang lagi.

"Kalau memang ada program spy di ponselnya, semoga saja bukan Android. Kalau Android ya banyak sekali program spy yang bisa dipakai untuk mencuri kredensial," pungkasnya.

Situs Phising BlackBerry Messenger.


Sebelumnya akun BBM milik Daniel Johan diretas oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Modus pelaku adalah dengan mengirimkan link yang meminta korban memasukkan ID akun BBM beserta passwordnya. Setelah korban 'terperangkap' tipuan itu, maka akun BBM miliknya tidak bisa diakses lagi karena sudah dibajak oleh pelaku.

Pelaku kemudian menggunakan akun BBM Daniel itu untuk melakukan penipuan. Pelaku seolah-olah Daniel, meminjam uang ke sejumlah kontak yang ada di akun BBM Daniel.

Hal yang sama juga terjadi kepada Wakil Ketua MPR Mahyudin. Akun BBM-nya kemudian digunakan untuk penipuan. Ada yang meminjam uang dan ada pula yang menawarkan produk-produk palsu.

(ash/fyk)

Sebelumnya Selanjutnya