Kalahkan 6 Rasa Takut Ini Kalau Mau Sukses

Liputan6.com, Jakarta - Sukses merupakan impian dari semua orang. Namun, hanya segelintir orang yang mampu mewujudkannya.

Satu hal yang membedakan orang sukses dengan orang-orang kebanyakan adalah kemampuan mereka untuk mengatasi berbagai tantangan. Termasuk di antaranya adalah rasa cemas dan takut yang terjadi dalam dirinya.

Berikut enam rasa takut yang perlu Anda lawan apabila ingin sukses meraih tujuan seperti dikutip dalam entrepreneur.com, Minggu (21/2/2016):

1. Takut gagal

Rasa takut gagal mungkin merupakan hal terkuat yang membuat seseorang selalu berada di bawah potensi dan kemampuan mereka yang sesungguhnya.

Jika Anda tidak pernah berani untuk gagal, Anda pun akan berada di level yang biasa-biasa saja. Banyak orang meremehkan prestasi dan kemampuan yang dimiliki untuk bangkit dari kegagalan. Padahal sesungguhnya, kegagalan seringkali membawa seseorang untuk menjadi sukses.

2. Takut ambil risiko

Banyak orang sering takut mengambil peluang karena takut akan risiko besar. Padahal, menghindari risiko justru hanya akan mempertaruhkan apa yang terpenting dalam kehidupan yaitu potensi besar dalam meraih tujuan.

3. Takut untuk hadapi ketakutan

Setiap harinya banyak orang yang menyerah pada impian karena keraguan dan ketakutan yang terlampau besar. Namun hal ini tidak harus terjadi pada Anda.

Anda tidak harus menghindari rasa takut, tapi bagaimana membuat keputusan positif yang dapat meningkatkan kepercayaan diri saat ketakutan datang

1 of 2

Selanjutnya

4. Takut tidak memiliki kemampuan

Sifat ini harus Anda hindari. Satu hal yang dapat Anda lakukan adalah dengan berpikir positif. Orang yang berpikir positif dalam kesehariannya akan mampu untuk merasa bangga terhadap dirinya sendiri,

Pikiran positif dapat membentuk dan memperkuat karakter yang dimiliki oleh seseorang. Maka dari itu, bagi orang yang selalu berpikir positif pun kepribadiannya dapat terbentuk lebih matang.

5. Takut tidak kreatif

Banyak orang yang menganggap dirinya tidak kreatif. Padahal, di era digital saat ini kreativitas sangat diperlukan untuk bisa bersaing secara global.

Jangan khawatir. Semua orang dibekali dengan akal dan pemikirannya sendiri. Ini merupakan modal utama yang dapat dipakai agar kreativitas Anda dapat lebih berkembang. Ada banyak cara yang dapat dilakukan agar kreativitas dapat terus terasah.

Menurut Lawrence Katz, profesor Neurobiologi di Duke University Medical Center, mengubah rutinitas dan cara-cara hidup baru dapat mengaktifkan koneksi otak yang sebelumnya tidak aktif. Latihan yang bisa dilakukan misalnya, mandi dengan mata tertutup atau mengatur ulang kantor atau meja.

6. Takut tak diterima

Dalam ranah psikologi, masalah seperti itu dinamakan penolakan sosial. Penolakan sosial terjadi manakala jati diri seseorang tidak dapat diterima oleh lingkungan lantaran perbedaan keyakinan, pandangan hidup, tujuan, orientasi seksual, etnis, ras, dan sebagainya.

Cara yang paling efektif untuk menghadapi penolakan sosial, tentu saja, mencari dukungan, bergaul dengan lingkungan yang dapat menerima Anda apa adanya.

Di mana Anda dapat menemukan lingkungan yang mendukung dan menerima Anda apa adanya? Jawabannya, di lingkungan yang menganut pandangan hidup dan keyakinan seperti yang Anda yakini.

Tidak perlu berkecil hati jika Anda tidak diterima di lingkungan tempat Anda tinggal. Masih banyak lingkungan yang dapat menerima Anda apa adanya. Di luar sana, masih banyak orang yang tidak mempermasalahkan asal usul dan identitas orang lain. Anda dapat berteman dengan orang-orang seperti itu. (Vna/Ahm)

 

2 of 2

Sebelumnya Selanjutnya