Nintendo Ajak Gamer Nostalgia dengan NES

Jakarta - Di tahun 1980 hingga awal 1990, industri game didominasi oleh konsol-konsol lawas dengan teknologi 8 bit. Nah, seakan ingin mengajak gamer bernostalgia, Nintendo merilis kembali konsol 8 bit dengan sebutan Famicom.

Ketimbang Famicom yang merupakan singkatan dari Family Computer, gamer di Indonesia yang menjalani masa kecil di era 1980 sampai 1990 mungkin lebih akrab dengan nama Nintendo Entertainment System (NES). Sebagian ada juga yang mengenalnya sebagai Spica.

Kini di tengah dominasi game-game dengan grafis realistis, Nintendo membangkitkan kembali Famicom. Nintendo jelas ingin menggaet kembali gamer-gamer berumur yang dulu jadi fanatiknya lewat konsol lawas tapi baru ini.

Soal desain, Famicom terbaru ini dipastikan lebih menarik. Pasalnya ukurannya jauh lebih mungil dari model tahun 1980-an dulu. Famicom sekarang ukurannya hanya sebesar telapak tangan orang dewasa. Uniknya, itu juga sudah termasuk dengan stik kontrolernya. Berarti stiknya lebih kecil lagi, meski pasti sudah dihitung ergonomisnya agar nyaman digunakan.

Secara bawaan, Famicom telah dibekali 30 game lawas yang sangat populer di era kejayaannya. Tercatat ada Donkey Kong, Pac-Man, Super Mario Bross, Galaga, Yie Ar Kung-Fu, The Legend of Zelda, dan lain-lain yang bisa membangkitkan kenangan di masa kecil.

Tapi harga yang harus dibayar terbilang lumayan untuk teknologinya yang terbilang sudah jauh ketinggalan jaman. Nintendo memasarkan Famicom Mini ini seharga USD 59 atau sekitar Rp 766 ribu (USD 1 = Rp 12.950). Itu pun belum termasuk dengan adaptornya yang dihargai USD 10 yang setara Rp 129 ribu. Berarti kalau ditotal gamer harus mengeluarkan dana di kisaran Rp 900 ribu untuk memboyongnya.

Agar kompatibel dengan televisi modern saat ini, Famicom Mini telah dibekali dengan koneksi HDMI. Sehingga gambar yang dihasilkan seharusnya jauh lebih baik dari ketika masih pakai kabel RCA. (yud/ash)

Sebelumnya Selanjutnya