Soal Tebusan 4 Sandera, Perusahaan: Tidak Ada

VIVA.co.id – Perusahaan yang mempekerjakan empat WNI eks sandera Abu Sayyaf, PT. Global Trans Energi Internasional, menegaskan tidak ada pembayaran tebusan dalam proses pembebasan mereka.

"Intinya, kontak-kontakan dengan pemerintah. Tidak ada tebusan dan tidak melibatkan langsung atau hubungi pelaku," kata Direktur Utama PT. Global Trans Energi Internasional, Riswandi, di Gedung Kemlu RI, Jakarta, Jumat, 13 Mei 2016.

Ia pun menceritakan, selama ini pihaknya sama sekali tidak pernah dihubungi atau pun melakukan komunikasi langsung dengan kelompok penyandera, melainkan hanya melakukan komunikasi dengan otoritas pemerintah.

Padahal, lanjut Riswandi, saat peristiwa penculikan pertama kepada 10 ABK lainnya, pelaku langsung menghubungi pihak perusahaan untuk meminta tebusan.

"Kapal (yang sempat ditahan) sudah kembali ke Tarakan (Kaltara) dan untuk sementara tidak akan beroperasi dahulu ke Filipina. Hanya (operasi) di dalam negeri saja. Kondisi kapal juga sudah normal," kata dia.

Riswandi menambahkan, sesuai dengan aturan perusahaan maka hak-hak tenaga kerja akan terus dipertanggungjawabkan oleh perusahaan. "Kami berikan kompensansi tapi belum bisa saya sebutkan," tuturnya.

© VIVA.co.id

Sebelumnya Selanjutnya